Kamu tau ada banyak hal yang aku percaya didunia ini seperti
kelahiran, kematian, pertemuan, dan perpisahan. Setiap orang yang lahir akan
mati, yang bertemu akan berpisah entah kapan. Seperti kita.. Kamu terlahir
didunia, membawa bahagia untuk banyak orang, sampai akhirnya kamu berikan
sepotong kebahagiaan itu untuk aku nikmati juga. Aku tidak begitu mengerti
dengan sikapmu, apakah kamu memang memilihku, atau semua yang aku rasakan ini
hanya semu? Aku mencoba membatasi diri, agar tidak terlalu jatuh saat kamu
mencoba menjauh, tapi hatiku sudah luluh sehingga apapun yang kamu katakan aku
menjadi patuh.
![]() |
|
The greatest sadness is falling in love with the right
person at the wrong time.
|
Saat mereka berkata "jodoh tidak akan kemana", aku
bahkan tidak berani membayangkan kamu jodohku di masa depan. Semua perlu usaha,
apalagi soal cinta, hubungan antar manusia tidak sesederhana kata-kata mutiara.
Banyak hal pahit yang menyebabkan hati kita tergores dan merasakan sakit. Aku yakin
kamu pasti mengerti, sikapmu telah membuat hati ini hidup kembali. Saat aku jatuh
terluka, kamu datang mengobatinya. Sikapmu membuatku jatuh cinta..
Kehadiranmu begitu menyegarkan, seperti embun pagi di ujung
dedaunan, seperti air ditengah panasnya keadaan. Apakah aku terlalu berlebihan
merasakan dirimu? Apakah aku terlalu dalam masuk dalam kehidupanmu? Apakah aku
terlalu mengganggu hari-harimu? Apakah aku harus mengalah karena cinta ini
datang di waktu yang salah?
Aku berpikir kamu orang yang tepat, namun cinta ini datang
terlalu cepat. Inikah yang orang katakan bahwa kebahagian dan kesedihan selalu berjalan berdampingan?
Apapun itu, jika memang kamu merasakan hal yang sama, semoga
kita dipertemukan untuk saling menjaga perasaan yang ada saat kita yakin
perasaan ini adalah nyata.
Yogyakarta, 6 Oktober 2018

Tidak ada komentar:
Posting Komentar